Tampilkan postingan dengan label Baju adat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Baju adat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Mei 2017

7 Busana Pengantin Daerah Nusantara


Indonesia merupakan wilayah yang sangat luas dan termasuk negara dengan jumlah pulau-pulau yang sangat banyak. Pulau-pulau di Indonesia tersebar dari Sabang sampai Merauke. Dengan pulau yang sangat banyak, kebudayaan di Indonesia pun menjadi beraneka ragam. Nggak hanya soal makanan, tradisi upacara yang beragam, tentang pernikahan pun punya tradisi yang berbeda-beda. Bahkan pakaian adat pengantin di setiap wilayah Indonesia punya ciri khas dan makna yang berbeda.
Kalian yang sebagai warga negara Indonesia, jangan hanya memakai saja, tapi juga harus tahu makna dari pakaian adat pengantin tersebut. Karena setiap pakaian yang berasal dari daerah tertentu memiliki nilai historis dan filosofi yang penting.
Nah, kali ini Hipwee akan membahas tentang “Makna pakaian pengantin adat dari berbagai daerah di Indonesia”.

1. Kota Serambi Mekkah ini, banyak dipengaruhi budaya Islam termasuk dalam hal pakaiannya

busana pernikahan adat aceh
busana pernikahan adat aceh via www.kapanlagi.com
Pengantin baru khususnya laki-laki, selain harus mengenakan pakaian warna hitam, secara adat juga harus menggunakan Kupiah Meukeutop lengkap dengan Teungkulok dan Tampok. Untuk lebih lengkap lagi, pada Kupiah Meukeutop dihiasi mainan atau hiasan seperti prik-prik agar lebih indah. Pakaian Linto Baro juga dilengkapi kain sarung yang dililit dari pinggang hingga di atas lutut. Di bagian pinggang diselipkan sebilah senjata tajam Aceh, Siwah.
Advertisement
Terdapat pula 3 untaian rantai mirip bunga kelapa dan bunga aren yang ditaruh pada kantong jas. Kedua untaian itu dikaitkan hiasan bermotif ikan dan kunci. Simbol ikan ini bermakna meski ikan itu telah mati tanpa disembelih masih halal dimakan. Sedangkan kunci melambangkan bahwa orang Aceh sangat menjaga harta bendanya sehingga ke manapun pergi kunci lemarinya dibawa serta. Sementara satu untaian lagi bentuk untaiannya agak panjang dan dimasukkan ke dalam kantong yang pada ujung untaian itu disangkutkan sebuah jam kantong. Perhiasan ini disebut Taloe Jeuem (tali jam). Perhiasan ini melambangkan bahwa orang Aceh sangat menghargai waktu.
Pakaian adat perempuan (Dara Baro) berbeda dengan laki-laki. Dara Baro lebih banyak di perhiasannya. Warna baju Dara Baro bukan warna hitam, tetapi boleh merah, kuning, hijau dan lain-lain. Tapi kalau celana tetap harus hitam. Hanya saja, bagi Dara Baro di bagian bawah celana memakai bunga kasab. Kain yang digunakan untuk laki-laki dan perempuan pun sama, yaitu kain songket.
Perhiasan untuk Dara Baro dibuat dari emas dan perak bermotif Aceh. Dara Baro memakainya mulai dari rambut sampai ke kaki. Perhiasan yang dipakai di kepala adalah tusuk sanggul (ada beberapa macam), patham dhoi (mahkota), anting-anting, prik-prik (ayun gumbak) yang letaknya bergantung di rambut kiri-kanan dekat telinga dan bunga hidup melati/seulanga. Kemudian untuk hiasan leher: yang pertama klah taku, baru kemudian di leher digantungkan berbagai atribut yang kadang-kadang sampai menutup dada bagian atas seperti boh ru, talo gulei, kanceng lhee, manek dirham, bing meuh dan banyak lagi jenis perhiasan yang bermotif Aceh. Duh nggak kebayang ya ribetnya Guys.

2. Daerah yang disebut kota pempek ini memiliki busana pengantin yang sarat makna

busana pernikahan adat palembang
busana pernikahan adat Palembang via www.trendbajupengantin.com
Nah kita sekarang akan membahas tentang makna pakaiaan dari kota pempek ini. Di Sumatera Selatan ada pakaian adat yang diberi nama Aesan Paksangko yang bermakna keanggunan. Pada Aesan Paksangko, untuk yang pria menggunakan songket lepus bersulam emas, jubah motif tabur bunga emas, selempang songket, seluar, serta songkok emas menghias kepala. Dan bagi perempuan menggunakan teratai penutup dada, baju kurung warna merah ningrat bertabur bunga bintang keemasan, kain songket lepus bersulam emas, serta hiasan kepala berupa mahkota Aesan Paksangkong. Tak ketinggalan pula pernak-pernik penghias baju seperti perhiasan bercitrakan keemasan, kelapo standan, kembang goyang, serta kembang kenango.
Tidak ketinggalan pula kain songket sebagai yang utama. Kain songket juga menjadi simbol perkawinan masyarakat Sumatera Selatan, yakni sebagai hantaran yang diberikan pada saat lamaran, sekaligus melambangkan sumber kehidupan kedua pengantin dilihat dari segi kepribadiannya, pendidikannya, dan status ekonominya. Tak heran, jika pemberian lamaran yang di antaranya adalah pakaian adat dan kain songket menjadi simbol derajat kehidupan pengantin.
Karena pakaiannya yang sangat glamor, nggak kebayang ya, kita pasti akan keliatan kayak Raja dan Ratu sehari nih.

3. Suku yang terletak di pusat Ibukota ini pakaian pengantinnya adalah akulturasi dari berbagai budaya lho

busana pernikahan adat betawi
busana pernikahan adat betawi via www.kisahasalusul.blogspot.com
Dalam upacara pernikahan masyarakat Betawi, dalam hal pakaiannya merupakan akulturasi dari kebudayaan, yakni kebudayaan Melayu, Tionghoa, dan Arab. Untuk pakaian pengantin pria diberi nama dandanan care haji yang merupakan akulturasi dari budaya Arab. Pakaian pengantin pria merupakan jubah panjang berwarna merah dan tutup kepala yang seperti sorban disebut Alpie.
Untuk pengantin wanitanya menggunakan baju adat Betawi yang bernama rias besar dandanan care none pengantin cine. Pakaian yang digunakan blus bergaya Cina dengan bahan utama satin berwarna cerah, roknya disebut dengan kun berwarna gelap dengan model seperti duyung. Untuk yang wanita dilengkapi pula dengan kembang goyang bermotif burung hong dengan sanggul palsu dan cadar dibagian wajah. Pada bagian sanggul dihiasi dengan bunga melati yang dibentuk seperti ronjee dan sisir. Adapula kalung lebar, gelang listing, hiasan teratai manik-manik yang dikalungkan di dada serta selop sebagai alas kaki.
Guys, kita dapat melihat asimilasi dari baju pengantin adat Betawi. Baju pengantin prianya seperti sorban, jubah dan celana panjang dipengaruhi budaya Arab. Dan untuk pengantin wanitanya menggunakan tutup muka atau syangko, pakaian model encim dan rok model duyung yang merupakan pengaruh Cina sedangkan alas kaki pria dan wanitanya dipengaruhi budaya Arab.

4. Pakaian kebesaran Lampung yang sering di pakai pengantin, disebut siger Lampung

busana pernikahan adat lampung
busana pernikahan adat Lampung via www.pikiran%20rakyat.com
Baju pengantin pria dari Lampung cukup sederhana, berupa baju lengan panjang berwarna putih, celana panjang dan sarung tumpal, sesapuran dan khikat akhir. Makna pakaian pengantinnya pun melambangkan kebesaran dan keagungan. Selain itu pengantin pria juga dilengkapi dengan berbagai perhiasan, ada sedikitnya 8 perhiasan. Kalung papan jajar bermakna kehidupan baru yang akan diarungi, kalung buah jukum perlambang doa agar cepat memiliki keturunan, gelang burung bermakna kehidupan panjang dan kekerabatan yang terjalin setelah menikah, gelang kano melambangkan pembatasan atas semua perbuatan buruk setelah menikah, dan gelang bibit melambangkan doa agar segera mendapat keturunan.
Pakaian pengantin wanita tidak begitu berbeda seperti yang pria, terdiri dari sesapuran, khikat akhir, sarung rumpai, selappai, bebe, katu tapis dewa sano dan dilengkapi dengan bermacam-macam perhiasan. Perhiasan tersebut di antaranya, siger adalah mahkota emas khas yang dikenakan di kepala pengantin wanita. Mahkota ini melambangkan keagungan adat budaya Lampung. Siger memiliki 9 ruji, menandakan bahwa ada 9 sungai besar yang terdapat di Lampung, yaitu Way Semangka, Way Sekampung, Way Seputih, Way Sunkai, Way Abung Pareng, Way Tulang Bawang, Way Kanan, dan Way Mesuji. Seraja bulan adalah mahkota kecil memiliki filosofi dahulu ada 5 kerajaan yang berkuasa di Lampung. Selain itu seraja bulan juga dapat melambangkan 5 falsafah hidup masyarakat Lampung. Kalung papanjajar simbol kehidupan baru bagi pengantin, kalung buah jukum sebagai simbolis agar mereka segera mendapat keturunan. Dan gelang-gelang bermakna agar terhindar dari perbuatan buruk setelah menikah dan segera mendapat keturunan.

5. Banyak nilai simbolis dan filosofis dari pakaian pernikahan suku Banjar, Kalimantan Selatan

busana pernikahan adat banjar
busana pernikahan adat Banjar via sanggarnusantara.blogspot.com
Busana pengantin pria terdiri dari mahkota yang berbentuk ular lidi, baju poko, selawar (celana panjang), tapih, hiasan kalung samban, hiasan bunga-bunga dari daun nyiur, warna busan kuning cerah, merah atau hijau. Sedangkan busana wanitanya terdiri dari mahkota berbentuk dua ekor ular lidi, sanggul dengan hiasan kembang goyang, kemben, selendang, kida-kida, kayu apu, tapih, hiasan kembang goyang, dan bunga berupa karang jagung, anyaman janur, mawar dan melati wungkul.
Busana pengantinnya pun memiliki banyak filosofis dan simbolis. Simbol ular naga pada mahkota simbol derajat pemakainya, ular lidi simbol kecerdikan tapi tetap rendah hati, burung garuda paksi simbol ketangkasan, bunga mawar simbol keberanian, melati simbol kesucian, melati kuncup simbol bahwa pengantin wanita masih perawan, binatang halilipan simbol rendah hati, jujur dan tidak akan menggangu orang lain. Ternyata banyak filosofis dalam busana pengantin adat Banjar yang sangat penting dan berharga.

6. Busana pengantin Jawa Tengah terkenal dengan banyak maknanya. Peninggalan budaya kerajaan Surakarta

busana pernikahan adat solo
busana pernikahan adat Solo via www.kesolo.com
Adat budaya Jawa Tengah terkenal dengan etika dan tata kramanya yang terpatri di baju pengantin Jawa Tengah. Busananya sendiri banyak mengandung filosofi mendalam tentang kesopanan dan berbagai harapan baik bagi kedua mempelai agar berbahagia dalam mengarungi bahtera rumah tangga bersama pasangan. Kain batik yang dikenakan oleh kedua mempelai pun merupakan perlambangan dari doa untuk mendapatkan kehidupan yang baik dan ketentraman. Ciri khas busananya umumnya sudah diwakilkan oleh masyarakat Solo. Busananya berupa dodotan atau kemben dengan kain batik yang langsung dibalutkan pada tubuh pengantin wanita tanpa mengenakan kebaya terlebih dahulu. Pengantin pria pun tak mengenakan beskap melainkan celana dan kain batik.
Aksesori yang dikenakan oleh kedua mempelai dengan pakaian adat Jawa Tengah ini memang terkesan megah dengan untaian melati dan berbagai hiasan keemasan. Mempelai wanita mengenakan sanggul tradisional dengan tusuk konde berjumlah 9, dan mempelai pria menyelipkan keris yang juga berhias roncean melati pada bagian belakang kain yang dikenakan

7. Sama seperti di Jawa Tengah, busana pengantin dari Jogja juga memiliki banyak makna

busana pernikahan adat jogja
busana pernikahan adat jogja via www.hipwee.com
Pengantin pria menggunakan selendang bercorak pendhing sebagai sabuk dibagian pinggang dan menggunakan baju pengantin dengan hiasan bahan bordir berdasar beludru sedangkan untuk hiasan kepala memakai kuluk kanigara. Untuk pengantin wanita baju yang digunakan kain kebaya yang panjang yang pada umumnya memiliki bahan plitur bermotif kain batik prada. Untuk hiasan kepala wanita diharuskan memakai riasan berwarna hitam di dahi dengan warna emas di bagian pinggirnya disebut dengan paes.
Sedangkan untuk rambut umumnya disanggul dengan gaya gajah ngolig dengan hiasan sumping dan beberapa aksesoris lainnya. Paes memiliki makna simbol kecantikan wanita Jawa yang sangat dipercaya mampu menjauhkan dari hal buruk yang mungkin mengancam keselamatan jiwa sang pengantin wanita. Ini juga merupakan tanda kedewasaan wanita Jawa.
Nah itu dia guys, busana pernikahan dari beberapa wilayah Indonesia dan makna dari busana pengantin tersebut. Busana pengantin tersebut berasal dari pakaian adat pula, selain merupakan busana kebesaran, kita juga wajib melestarikan warisan budaya Indonesia dalam wujud busana.

Jumat, 05 Mei 2017

macam-macam baju adat

1. Ulee Balang – Baju Adat Aceh


pakaian adat
tipskeren.com
Pakaian adat di Indonesia pertama adalah Ulee Belang.
Kita tau kalau Aceh sangat kental dengan nuansa islam sejak dahulu kala. Oleh karena itu desain baju adat satu ini juga memiliki motif islami mengikuti tradisi dari Aceh sendiri.
Desain Ulee Belang memiliki corak warna yang cantik dari hasil benang emas dan terdiri dari berbagai pelengkap lainnya seperti Jas berwarna hitam yang disebut Baju Meukasah. Ditambah sarung yang mempercantik tampilan pakaian adat Aceh. Sarung untuk pria bernama Ija Lamgugap. Sementara sarung untuk perempuan bernama Ija Pinggang.
Pokoknya baju adat Aceh memiliki kesan yang mewah sekali.

2. Ulos – Baju Adat Sumatera Utara


pakaian adat
pariwisatasumut.net
Pakaian adat di Indonesia berikutnya adalah Ulos. Inilah sosok kain tenun asli dari tangan khas Batak. Wujudnya cantik sekali.
Pakaian adat ini masih diterapkan untuk dijadikan berbagai tradisi masyarakat di Sumatera Utara. Dan di zaman sekarang, kain ulos sudah bertransformasi menjadi tampilan yang semakin modern seperti dalam wujud penutup kepala, kemeja, rok, jas, dan lainnya.
Pakaian adat Sumatera Utara ini memiliki nama dan jenis yang beragam. Ada Pinunsaan, Ragi hotang, Ragi idup, Ragi uluan, Ragi pakko, Sibolang pamontari, Ragi angkola, Sitolu tuho bolean, Sitolu tuho nagok, Sirara, Suri-suri na gok, dan masih banyak lagi.
Hebat kan baju adat Sumatera Utara? Semuanya memiliki jenis dan makna yang berbeda-beda. Maklum, kain ulos hadir sejak zaman leluhur Batak.

3. Malayu Riau – Baju Adat Riau


pakaian adat
pakaianadatanak1.blogspot.co.id
Pakaian adat di Indonesia berikutnya di Riau. Dan sesungguhnya, baju adat Riau memiliki bergam jenis beserta fungsinya. Ada Baju Kurung Cekak Musang, Baju Kurung Laboh, Baju Kebaya Pendek, Baju Kurung Tulang Belut.
Namun yang dijadikan simbolis dan dikenakan kettika acara upacara adat atau perkawinan, yaitu Pakaian Adat Melayu Riau. Tampilannya dalam wuju warna-warni dengan mahkota di kepala yang menjadi pelengkap desai Melayu Riau.

4. Bundo Kanduang – Baju Adat Sumatera Barat


pakaian adat
azamku.com
Bundo Kanduang atau biasa dikenal dengan Lampeh ini menjadi pakaian adat Sumatera Barat yang punya ciri khas unik pada bagian penutup kepala. Mirip seperti tanduk kerbau atau atap rumah gadang.
Pakaian adat ini masih senantiasa dilestarikan Sumatera Barat. Karena memiliki lambang kebesaran dari Sumatera Barat, yang pastinya memiliki makna atau filosofi yang luas.
Seperti untuk perempuan, jika mengenakan pakaian adat Bundo Kanduang ini, maka sejatinya ia memiliki peran penting saat menjadi ibu.

5. Kebaya Labuh dan Teluk Balangga – Baju Adat Kepulauan Riau


pakaian adat
wacana.co
Sudah sangat terkenal kalau Kepulauan Riau memiliki banyak sekali tradisi yang berhubungan dengan adat. Seperti rumah adat, upacara adat, tarian adat, lagu daerah, sampai pakaian adat. Kepulauan Riau benar-benar kaya akan tradisi.
Untuk pakaian adat Kepulauan Riau sebenarnya bukan hanya satu jenis aja. Tapi banyak. Ada Baju Kurung Keke, Baju Gunting Cina, Baju Telepuk, dan masih ada lagi.
Namun untuk Kebaya Labuh dan Teluk Balangga sudah ditetapkan oleh Kepulauan Riau sebagai ikon dari pakaian adat Kepulauan Riau. Kebaya Labuh untuk perempuan dan Teluk Labuh untuk pria.
Ciri khas dari kedua pakaian adat ini memang sederhana. Seperti Kebaya Labuh yang memiliki 3 buah kancing dengan paduan bawahan kain batik. Tak lupa juga selendang dijadikan aksesoris pelengkap Kebaya Labuh.
Untuk ciri khas pakaian adat Teluk Labuh memiliki warna dan motif polos. Dengan celana panjang yang dijadikan bawahan dan dibalut menggunakan kain sarung, membuat tampilan Teluk Labuh sangat menarik untuk disimak.

6. Baju Seting dan Kain Cual – Baju Adat Bangka Belitung


pakaian adat
komunitascintabangkabelitung.blogspot.co.id
Pakaian adat di Indonesia berikutnya berasal dari Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Namanya Kain Cual, yang hampir tampak serupa dengan kain songket khas Palembang, tapi ternyata beda.
Untuk membuat Kain Cual ini cukup rumit dan lama. Harganya pun terkenal cukup mahal. Ini akhirnya yang membuat Kain Cual identik dengan pakaian adat bangsawan, pernikahan, dan acara besar lainnya.
Untuk acara besar ini, Kain Cual selalu berdampingan dengan Baju Seting berhiaskan mahkota (paksian) untuk perempuan, dan sorban (sungkon) untuk laki-laki.
Kamu kalau melihat langsung, pasti akan menyutujui kalau pakaian adat Bangka Belitung terlihat cantik sekali.

7. Melayu Jambi – Baju Adat Jambi


pakaian adat
pecintabudayajambi.blogspot.co.id
Pakaian adat di Indonesia yang terlihat mewah ini berasal dari Jambi. Benar-benar mewah sekali ketika dikenakan di acara besar seperti pernikahan. Namanya Melayu Jambi, yang terbagi menjadi dua. Untuk perempuan dan laki-laki.
Yang laki-laki ketika mengenakan pakaian adat Melayu Jambi pasti akan mengenakan Lacak di atas kepala. Bentuknya menjulang tinggi. Terdapat motif falora untuk mempercantik Lacak.
Lacak ini dari bahan kain beludru warna merah yang dipadukan dengan kertas tebal di bagian dalam supaya nyaman untuk dikenakan di kepala.
Sementara pakaian adat yang dikenakan perempuan bernama Baju Kurung Tanggung yang bersulam benang emas. Untuk bagian bawah mengenakan kain sarung songket.
Sama seperti laki-laki, yang perempuan pun mengenakan penutup kepala yang disebut Pesangkon. Sama-sama dari kain beludru dengan kertas tebal di bagian dalam.
Cantik dan mewah sekali pakaian adat Melayu Jambi ini.

8. Melayu Bengkulu – Baju Adat Bengkulu


pakaian adat
pakaianadatbengkulu.blogspot.co.id
Masih seputar Melayu dan kali ini pakaian adat Bengkulu yang terdiri untuk pria dan wanita.
Untuk pakaian adat prianya terdiri dari jas berwarna hitam dan biru tua, sarung, celana, penutup kepala, dan alas kaki. Ada tambahan aksesorisnya juga di bagaian bajunya berupa keris.
Sementara untuk pakaian adat wanitanya terdiri dari baju kurung berlengan panjang dari kain beluduru dengan hiasan sulam warna emas. Terdapat juga lempengan-lempengan bulat mirip koin yang dijadikan aksesoris cantik pada baju.

9. Aesan Gede dan Aesan Pasangko – Baju Adat Sumatera Selatan


pakaian adat
geenoztaa.blogspot.co.id
Pakaian adat di Indonesia berikutnya di Sumatra Selatan. Yang ini menjadi simbol masyarak Sumatera Selatan. Karena sudah lama mengandung unsur keselarasan dan filosofi hidup.
Hal ini bisa dinilai dari motif pakaian adat Sumatera Selatan yang kaya akan corak seperti pada Aesan Gede dan Aesan Pasangko.  Kedua pakaian adat ini hanya digunakan ketika di acara pernikahan aja.
Pakaian adat Aesan Gede dikenakan oleh perempuan. Warnanya merah yang dipadukan dengan warna emas. Ada banyak gemerlap perhiasan di tubuh. Di bagian kepala juga terdapat mahkota. Untuk aksesoris tambahannya seperti bungo cempako, kembang goyang, dan kelapo standan, yang dijadikan aksesoris.
Sementara pakaian adat Aesan Pasangko dikenakan oleh priaa. Bahannya berupa kain songkat lepus bersulam emas. Dilapisi jubah yang memiliki motif bunga emas juga.
Tampak menarik sekali pakaian adat Sumatera Selatan ini.

10. Kain Tapis – Baju Adat Lampung


pakaian adat
rinakafika.blogspot.co.id
Pakaian adat di Indonesia yang satu ini juga terbilang unik. Namanya Kain Tapis. Kain ini dihiasi menggunakan logam kuningan supaya terlihat cantik dan mewah.
Kain Tapis masih dilestarikan oleh masyarakat Lampung di berbagai acara besar seperti acara pernikahan atau pertunjukan seni, seperti Tarian Sambah dan Tarian Bedana yang menjadi tarian adat provinsi paling selatan di pulau Sumatera ini.

11. Baju Pangsi – Baju Adat Banten


pakaian adat
triptrus.com
Pakaian adat yang dikenakan di provinsi yang bertetanggan dengan Jawa Barat ini bernama Baju Pangsi. Baju ini sudah dikenal sejak dulu. Masyarakat Banten dulu mengenakan Baju Pangsi ketika melakukan pancak silat. Ini yang memberi kesan sang jawara bagi orang yang menggunakan Baju Pangsi.
Sejauh ini, pakaian adat ini masih dikenakan di kehidupan sehari-hari oleh masyarakat Baduy di Banten. Baju Baduy yang mereka kenakan bukan hanya ada stau jenis, tapi banyak jenis dengan ciri khas warna yang berbeda-beda.
Ciri khas lainnya dari baju adat ini yaitu didesain tanpa adanya kerah. Dan ketika dipakai, masyarakat Baduy akan mengenakan pengikat kepala dan dipadukan dengan selendang.
Pakaian adat Banten memang telrihat sangat melegenda.

12. Dandanan Care Haji dan Dandanan Care None Pengantin Cine – Baju Adat DKI Jakarta


pakaian adat
firgian.blogspot.co.id
Dandanan Care Haji menjadi pakaian adat DKI Jakarta yang dikenakan oleh laki-laki. Sementara yang perempuan mengenakan Dandanan Care Pengantin Cine.
Kedua pakaian adat tersebut kenakan ketika di acara pernikahan. Masing-masing memiliki makna sendiri. Seperti Dandanan Care Haji yang diadaptasi dari pakaian muslim laki-laki dalam wujud jubah yang terbuat dari kain beludru. Halus sekali kainnya. Untuk tambahannya berupa penutup kepala atau biasa dikenal sorban. Pengikat kepala ini disebut Alpie.
Dan juga terdapat alas kaki untuk pakaian adat laki-laki ini. Wujudnya dalam bentuk sepatu pentofel.
Sementara untuk Dandanan Care Pengantin Cine selalu menjadi pakaian adat penagntin perempuan yang masih dilestarikan hingga kini. Wujudnya adalah blus nuansa Cina yang bahannya dari kain satin.
Pakaian adat ini dipadukan dengan bawahan rok berwarna gelap model putri duyung. Biasa dikenal dengan nama Kun. Terdapat juga sanggul yang diletakan di kepala untuk mempercantik tampilan pengantin perempuan.

13. Sukapura dan Kebaya – Baju Adat Jawa Barat


pakaian adat
tradisikita.my.id
Sesungguhnya, pakaian adat dari Jawa Barat itu banyak. Karena Jawa Barat terdiri dari banyak daerah. Tapi yang identik dan simbolis adalah Pakaian Sukapura dan Kebaya.
Sukapura dijadikan pakaian adat pria dan dikenakan di acara pernikahan. Wujudnya dalam bentuk jas putih dengan ikat pinggang berwarna putih juga. Terdapat penutup kepala dan perhiasan kalung yang ukurannya panjang. Serta keris yang diselipkan di bagian badan, tapatnya di bagian pinggang.
Untuk pakaian adat pengantin wanitanya cukup mengenakan kebaya model brukat berwarna putih. Tak lupa diberi ikat pinggang berwarna emas. Aksesorisnya pun mempercantik bahu dan lengan seperti gelang, kalung, giwang, cincin, dan lainnya.

14. Jawi Jangkep dan Kebaya – Baju Adat jawa Tengah


pakaian adat
busanamuslimmodisa.com
Jawi Jangkep sampai sekarang masih menjadi pakaian adat resi yang digunakan pengantin pria. Dan untuk pengantin wanitanya mengenakan Kebaya yang sangat manis sekali.
Jawi Jangkep memiliki kelengkapan berupa baju beskap yang menjadi andalan orang-orang Jawa dengan tampilan motif bunga. Di bagian bawah berupa kain jarik bermotif batik.
Sang pengantin pria akan terlihat gagah sekali ketika dipadukan akeseoris berupa keris yang diselipkan di bagian pinggang. Dan untuk bagian penutup kepala bernama blangkon.
Sementara untuk perempuan, pakaian adat berupa Kebaya dibuat dari kain katun, kain nilon, dan kain beludru. Model kebayanya pun ada yang panjang dan pendek. Tergantung maunya si pengantin sih. Mungkin juga tergantung postur tubuh pengantin. Tapi yang jelas, tampilannya cantik sekali ketika sang pengantin berhasil memadukan dengan kain tapih bermotif batik untuk dikenakan di bagian bawah.

15. Baju Adat Yogyakarta


pakaian adat
bajuadattradisional.wordpress.com
Seperangkat pakaian adat Yogyakarta terdiri dari bagian atas, tengah, dan bawah.
Di bagian atas ada blangkon sebagai penutup kepala laki-laki dan sanggul untuk mempercantik rambut perempuan.
Di bagian tengah terdapat baju surjan yang dikenakan laki-laki, dan kebaya oleh perempuan.
Dan di bagian bawah berupa kain tapih bermotif batik Yogyakarta dan alas kaki. Baik laki-laki maupun perempuan mengenakan keduanya.
Pakaian adat Yogyakarta masih senantiasa di kenakan di berbagai acara besar, seperti Upacara Ageng, Upacara Agustusan, Tinggalan Dalem Tahunan, Supitan, atau acara Pernikahan.

16. Baju Mantenan – Baju Adat Jawa Timur


pakaian adat
fitinline.com
Pakaian adat Jawa Timur pada umumnya dikenakan saat acara pernikahan. Memiliki makna ketegasan hidup yang sederhana dan menjunjung tinggi etika.
Nama pakaian adat Jawa Timur adalah Baju Mantenan. Biasa dipakai di acara pernikahan.
Pengantin pria dan perempuan mengenakan Baju Mantenan dengan corak yang sama-sama warna hitam bercampur merah. Aksesrois Baju Mantenan ini meliputi bunga melati yang dijadikan kalung pria dan penghias sanggul bagi perempuan.

17. King Bibinge dan King Baba – Baju Adat Kalimantan Barat


pakaian adat
laskarpelangianakbangsa.blogspot.co.id
King Baba untuk pria dan King Bibinge untuk wanita. Kedua pakaian adat ini sudah lama dikenakan oleh masyarakat Kalimantan Barat. Desain dan bahannya sangatlah unik dan artistik. Dengan kulit kayu yang dijadikan bahan dan dibuat menjadi kain.
Kemampuan mengolah kulit kayu yang diterapkan masyarakat Kalimantan Barat sudah menjadi warisan turun-temurun. Sampai akhirnya terciptalah pakaian adat King Baba dan King Bibinge.
King Baba ini merupakan baju adat yang didesain tanpa adanya lengan. Terdapat celana panjang dengan ikat pinggang. Untuk aksesorisnya berupa penutup kepala dengan hiasan bulu burung enggang.
King Bibinge juga merupakan baju adat tanpa lengan yang dipakai perempuan. Tambahannya berupa aksesoris cantik seperti perhiasan di kepala, manik-manik, dan kalung. Unik deh pakaian adat Kalimantan Barat ini.

18. Sangkarut – Baju Adat Kalimantan Tengah


pakaian adat
ibnukhozaliug.blogspot.co.id
Kalau pakaian adat Kalimantan Tengah yang dipakai pria wujudnya berupa rompi, penutup bagian bawah sebatas lutut dari bahan kain, pengikat kepala dengan bulu-bulu enggang, kalung dan ikat pinggang, serta tameng kayu yang berpasangan dengan mandau untuk bagian pinggang.
Untuk perempuan pakaian adatnya juga berupa rompi, rok pendek, pengikat kepala dari bulu-bulu enggang, serta aksesoris berupa kalung dan manik-manik untuk mempercantik tampilan.
Oh iya, rompi yang dipakai biasa dikenal dengan nama Sangkarut. Rompi ini termauk unisex. Bisa dikenakan pria atau perempuan.
Pakaian adat Kalimantan Tengah sampai sekarang masih dilestarikan oleh masyarakat Kalimantan Tengah, terutama dari kalangan Suku Dayak Ngaju. Tampilannya sangat menarik perhatian ketika dikenakan saat acara pernikahan.
Ohiya, baca juga yuk Beragam Suku di Indonesia Beserta dengan Segala Keunikannya

19. Baju Adat Kalimantan Selatan


Pakaian adat
pgri32.8m.com
Pakaian adat Kalimantan Barat memiliki nilai-nilai penting dengan kehidupan Kalimantan Barat, terutama kehidupan masyarakat Banjar. Dan hebatnya masih dikenakan sampai sekarang di berbagai upacara tertentu, salah satunya upacara pernikahan.
Dan sesungguhnya, pakaian adat Kalimantan Selatan terdiri dari terdiri dari tiga jenis. Ada Bagajah Gamuling Baular Lulut, Babajukun Galung Pacinan, dan Ba’amar Galung Pancaranan Matahari.

21. Baju Adat Kalimantan Timur


pakaian adat
afibusana.wordpress.com
Pakaian adat kalimantan Timur sangat identik dengan bergam manik-manik berwarna-warni yang cantik sekali.
Untuk pakaian adat perempuannya bernama Ta’a dan yang laki-laki bernama Sapei Sapaq.
Untuk Ta’a terdiri dari baju atasan yang bisa dikenal dengan nama Sapei Inoq dengan rok yang dipenuhi amnik-manik, serta tambah aksesorisnya berupa pengikat kepala yang terbuat dari daun pandan.
Kalau corak dari Sapei Sapaq yang dikenakan pria ini hampir sama dengan Ta’a. Cuman bedanya wujud dari Sapei Sapaq adalah rombi yang dipadukan dengan mandau di bagian ikat pinggang.Selain itu di bagian bawahnya hanya menggunkan cawat yang dikenal dengan nama Abet Kaboq.
Selain Ta’a dan Sapei Sapaq, ada juga Baju Kustin yang menjadi pakaian adat Kalimantan Timur, tepatnya dari masyarakat Suku Kutai.
Pakaian adat ini identik dengan pemakainya. Karena yang memakai kebanyakan dari kalangan menengah ke atas. Biasa dipakai di acara besar Kerajaan Suku Kutai.
Baju adat Kustin terbuat dari kain beludru hitam. Memiliki lengan panjang dan kerah yang tinggi.

22. Baju Adat Sulawesi Barat


Pakaian Adat
flickr.com
Pakaian Adat di Indonesia berikutnya ada di Sulawesi Barat. Biasa dikenakan ketika ada acara-acara seni seperti tarian daerah dan acara penting lainnya. Dan Sulawesi Barat memiliki beragam pakaian adat yang fungsinya berbeda satu sama lain.
Baju Badu menjadi salah satu pakaian adat Sulawesi Barat. Baju adat ini memiliki hiasan gbunga beru-beru atau yang kita kenal bunga melati. Sering sekali dikenakan pada acara Tari Bamba Manurung.
Ada juga Baju Kebesaran BEI, pakaian adat yang memiliki hiasan ukiran kerang kecil. Untuk mengenaknnya sering dipadukan dengan topi yang berbentuk tanduk. Pakaian adat jenis ini biasa dikenakan di acara Tari Ma’bundu.
Ada juga Baju adat Mamasa. Yang ini biasa dikenakan di acara Tari Bulu Londong. Bahannya dari bulu burung. Unik sekali. Apalagi kalau kamu menyimak aksesorisnya yang bergam. Seperti tombak, pedang, terompet, dan lainnya.

23. Baju Bodo – Baju Adat Sulawesi Selatan


pakaian adat
uniquecultureofindonesia.blogspot.co.id
Baju Bodo senantiasa melekat hingga sekarang bagi perempuan Suku Bugis, Suku Makassar, dan Suku Mandar. Pakaian adat ini juga dikenal dengan nama Bodo Gesung. Inilah blus tradisional dari Sulawesi Selatan.
Ciri khas pakaian adat ini dalam wujud rongga besar dan menggelembung yang ada di bagian lengan dan punggung. Di bagian bawah dalam bentuk sarung.
Baju Bodo terdiri dari dua jenis. Ada yang lengan panjang dan lengan pendek yang hanya sebatas suku. Yang lengan pendek ini biasa disebut Baju Labbu.
Oh iya, pakaian Adat Sulawesi Selatan ini sudah tercatat sebagai baju adat paling tua di dunia loh.

24. Baju Adat Sulawesi Tengah


pakaian adat
tikateacool.wordpress.com
Pakaian adat di Indonesia berikutnya ada di Sulawesi Tengah, yaitu Baju Nggembe dan Baju Koje.
Pakaian adat berupa Baju Nggembe ini dikenakan perempuan. Bentuknya segi empat berlengan, memiliki kerah berbentuk bulat, dan terlihat longgar. Di bagian bawah menggunakan Sarung Tenun bernama Donggala dengan hiasan benang emas. Sementara untuk aksesorisnya dalam wujud payet, kalung, gelang panjang atau biasa disebut Ponto Ndate.
Untuk pakaian adat laki-lakinya mengenakan Baju Koje dan Puruka Pajana. Jenis dua baju yang saling melengkapi. Jika Baju Koje atau biasa disebut Baju Ceki wujudnya adalah kemeja berkerah tegak dan berlengan panjang. Sementara Puruka Pajana merupakan celana dengan panjang selutut yang modelnya ketat.
Di bagian pinggang terdapat aksesoris berupa sarung keris, dan di bagian kepala mengenakan destar atau siga.

25. Baju Adat Sulawesi Tenggara


Sejak dulu masyarakat Tolaki, Sulawesi Tenggara udah bikin pakaian adat yang terbuat dari bahan kulit kayu dengan proses pembuatan tradisional. Baju adat ini dinamai Kinawo.
Namun sekarang yang menjadi ikon dari pakaian adat Sulawesi Tenggara adalah Babu Nggawi yang menjadi baju pengantin perempuan dan Babu Nggawi Langgai yang menjadi baju pengantin pria).
Babu Nggawi menjadi pakaian adat yang terdiri dari atasan bernama Lipa Hinoru, dan bawahan bernama Roo Mendaa. Semuanya masih terkesan tradisional. Namun tambahan aksesoris seperti manik-manik yang memiliki beragam motif memberikan tampilan manis pada Babu Nggawi.
Kalau pakaian adat pada Babu Nggawi Langgai, di bagian atasannya berlengan panjang dengan celana panjang yang di bawahnya memiliki belahan. Celana panjang ini dinamai Saluaro Ala.

26. Baju Adat Sulawesi Utara


pakaian adat
fitinline.com
Bicara pakaian adat Sulawesi Utara, artinya bicara beberapa daerah atau masyarakatnya, seperti Bolaang Mongondow, yang merupakan etnis suku di Sulawesi Utara.
Bolaang Mongondow mengalami pertumbuhan kebudayaan yang dikenal maju. Terbukti dari pakaian adat Bolaang Mongondow yang menjadi salah satu ikon kebudayaan di Sulawesi Utara.
Nama pakaian adat Bolaang Mongondow adalah Baniang, yang ini untuk pria. Kalau perempuan bernama Salu. Kedua pakaian ini terdiri dari kain senket pelekat yang dijadikan bagian atasan dan hamunse untuk bagian bawahan. Aksesorisnya berupa hiasan emas di bagian tubuh.
Selain Bolaang Mangondow, Suku Minahasa juga memiliki pakaian adat yang telah menjadi ikon di Sulawesi Utara.
Pakaian ada Suku Minahasa bernama Bajang, yang bahan dasarnya dari kapas lembut lalu dijadikan kain. Sampai sekarang Bajang masih senantiasa dilestarikan di berbagai upacara adat.
Ada juga pakaian ada dari Suku Talaud. Pakaian adat yang dikenakan bernama Laku Tepu. Bahannya dari alam berupa serat dari batang tanaman pisang yang diolah dengan cara ditenun dan dijahit menjadi indah.
Laku Tepu masih menjadi pakaian adat yang menghiasi berbagai acara besar terutama upacara pernikahan.

27. Baju Adat Gorontalo


Pakaian Adat
pinterest.com
Pakaian adat di Indonesia berikutnya ada di Gorontalo, yang sampai sekarang masih sering dikenakan di acar pernikahan khas Gorontalo.
Pakaian adat Gorontalo dinamakan Biliu, yang ini untuk pengantin wanita. Dan untuk pengantin prianya dinamai Mukutu. Keduanya memiliki ciri khas warna hijau, kuning keemasan, dan ungu.
Ketiga warna pada pakaian adat Gorontalo ini melambangkan sosok masyarakat Gorontalo sesungguhnya, yaitu kerukunan, kedamaian, kesejahteraan, kesuburan., kesetiaan, kebesaran, dan kejujuran.

28. Baju Adat Maluku


pakaian adat
budayanusantara2010.wordpress.com
Kalau pakaian adat di berbgaai daerah dikenakan untuk upacara pernikahan, beda lagi dengan provinsi Maluku.
Pakaian adat Maluku dikenakan ketika ada acra pelantikan raja atau pesta negeri. Namanya Baju Cele dan Kain Selele. Ciri khas dari baju Cele yaitu memiliki motif bergaris yang dipadukan dengan motif geometris kecil.
Di bagian bawahan mengenakan kain sarung. Bagian atas dan bagian bawah pakaian adat ini memiliki warna yang hampir sama. Karena memiliki simbol keselarasan bagi yang mengenakan.
Untuk yang perempuan nggak pernah jauh dengan hiasan konde bulan untuk mempercantik tampilan pakaian adat. Sangat cantik dan menarik untuk dipandang.

29. Baju Adat Maluku Utara


Pakaian Adat
1000warnaindonesia.blogspot.co.id
Pakaian adat di Indonesia berikutnya adalah tetangga dari Provinsi Maluku, tepatnya di Maluku Utara. Namanya Manteren Lamo. Ini dikenakan oleh Sultan dan terdiri dari baju yang bentuknya menyerupai jas tertutup dan berkancing besar, dengan bawahan berupa celana panjang berwarna hitam
Dan untuk pakaian adat yang dikenakan istri sultan bernama Kimun Gia. Ini merupakan kebaya yang ukurannya panjang dan terbuat dari kain satin warna putih dengan paduan ikat pinggang berwarna emas. Jadi penampilannya dijamin cantik banget.
Apalagi kalau dihiasi aksesoris berupaya perhiasan emas yang dikenakan untuk melengkapi pakaian adat Kimun Gia dan juga area tubuh. Pasti dijamin akan menarik banyak perhatian dari orang-orang yang menyaksikan.

30. Baju Adat Bali


Pakaian adat
catatanadnyana.blogspot.co.id
Pakaian adat di Indonesia berikutnya ada di Pulau Dewata. Dan kita tau kalau Bali sangat kaya denga budaya dan adat istiadat. Maka keberadaan Baju Adat Bali seharusnya nggak perlu dipertanyakan dong. Karena berbagai baju daerah Bali sampai sekarang masih dilestarikan.
Oh iya, sesungguhnya nggak ada nama khusus dari pakaian adat Bali. Jadi kamu nggak perlu pusing untuk mencari tahu namanya. Tapi ciri khasnya sangat berbeda dengan baju adat dari daerah lain kok.
Seperti pakaian adat Bali yang dikenakan pria yang terdiri dari baju yang mirip seperti Baju safari. Lalu ada Kamen, merupakan bagian bawahan berupa kain yang diikat di pinggang. Ada Saput atau biasa disebut Kampuh, ini bagian bawahan juga yang diikat di pinggang. Ada juga selendang yang biasa disebut Saput,  dan dan pengikat kepala yang biasa disebut udeng.
Kalau pakaian adat Bali yang dikenakan wanita terdiri dari Kebaya, ini pastinya bagian atasan dong. Ada juga Selendang, yang ini disampirkan di bagian bahu. Ada Bulang Pasang, yang ini selendang juga namun diikat di bagian pinggang. Lalu ada Sanggul dan aksessoris lainnya seperti Bunga Kamboja atau Bunga Cempaka.

31. Baju Adat Nusa Tenggara Barat


Pakaian Adat
kawulala.blogspot.co.id
Di Lombok, Nusa Tenggara Barat, mayoritas masyarakatnya adalah dari Suku Sasak, yang sampai sekarang masih melekat dengan pakaian adat.
Baju adat masyarakat Suku Sasak terbagi untuk perempuan dan pria.
Pakaian adat perempuan dinamai Lembung. Wujudnya baju hitam dengan kerah yang membentuk huruf “V”. Baju ini terbentuk tanpa adanya lengan. Tapi untuk mempercantiknya lagi diberikan hiasan berupa selendang yang menjuntai indah dengan corak khas.
Di bagian bawah pakaian adat Lembung berupa kain panjang yang dibordir dengan motif gerometris. Sang perempuan akan terluihat cantik bila menambahkan aksesoris berupa gelang perak yang dikenakan di kaki.
Lalu untuk pakaian adat prianya dinamai Pegon, yang dikenal memiliki variasi desain dari jas Eropa. Bahan Pegon dari kain berwarna gelap yang dipadukan dengan kain pinggang yang biasa disebut Leang atau Dodot. Kain pinggang ini wujudnya akan lebih menarik ketika terdapat keris yang diselipkan di bagian kain pinggang.

32. Baju Adat Nusa Tenggara Timur


pakaian adat
mulpix.com
Dan di sebelah Nusa Tenggara Barat ada pakaian adat NTT. Dan sesungguhnya, ada 4 jenis baju adat khas NTT.
Yang pertama Ti’i Langga, yang masih selalu menjadi pelengkap dari pakaian adat masyarakat Suku Rote. Ti’i Langga adalah penutup kepala yang bentuknya mirip seperti Topi Sombrero yang dari Meksiko. Bahannya dari tenun ikat, karena di Rote sangat terkenal dengan kain tenun.
Untuk pria, Topi Ti’i Langga masih dipadukan dengan kemeja putih dengan bawahan berupa sarung tenun berwana gelap. Untuk penambahannya berupa selendang. Dan untuk wanita, mengenakan kebaya dengan paduan bawahan tenun. Pakaian adat ini menjadi ciri khas tersendiri.
Yang kedua adalah pakaian adat Suku Sabu. Bagi yang pria mengenakan kemeja putih berlengan panjang dengan selendang yang diselempangkan di bagian bahu, dan sarung tenun yang menghiasi bagian bawahan. Sementara untuk wanitanya mengenakan kebaya dari bahan kain tenun dengan sarung dan ikat pinggang yang biasa disebut pending.
Yang ketiga adalah pakaian adat Suku Helong. Bagi pria berupa kemeja, pengikat kepala, penghias leher, dan yang menarik adalah selimut besar yang terikat di pinggang dan menjadi bagian bawahan. Dan untuk perempuannya, mereka mengenakan kebaya atau kemben dengan paduan sarung yang terikat di pinggang sebagai bawahan. Untuk lebih mempercantiknya mereka terbiasa menggunakan gelang, giwang, dan perhiasan kepala.
Pakaian adat NTT yang terakhir ada di Suku Dawan. Baju adat yang dikenakan suku ini adalah Baju Amarasi. Sangat menarik dan tak ada duanya.

33. Baju Adat Papua


Pakaian Adat
allaboutpapua.blogspot.co.id
Pakaian adat di Indonesia berikutnya ada di tanah Papua. Sangat unik namun artistik sekali. Terdiri dari hiasan kepala, kalung dari gigi hewan atau kerang, ikat pingga dan sarungnya pun dalam wujud rumbai-rumbai atau kalau laki-laki menutupnya hanya dengan Koteka, yaitu penutup kemaluan laki-laki yang terbuat dari kulit labu air.
Kalau yang wanitanya sih cukup ditutupi dengan pakaian yang berumbai rumbai. Unik sekali ya!

34. Baju Adat Papua Barat


pakaian adat
tasik-cyber.blogspot.co.id
Baju Ewer merupakan pakaian adat Papua Barat. Semuanya dalam tampilan yang masih sederhana. Karena semuanya murni dari bahan alam, salah satunya jerami yang dikeringkan.

Selasa, 18 April 2017

Pakaian adat nusantara

nama-nama pakaian adat Indonesia (nusantara) yang tersebar di 33 provinsi yang ada di seluruh nusantara.

BaJU ADAT ACEH / Pakaian Adat Aceh

Pakaian tradisional aceh biasa disebut Ulee Balang. Pakaian tersebut biasanya digunakan oleh para raja dan keluarganya.

Pakaian Adat Aceh “Ulee Balang”

BAJU ADAT SUMATERA UTARA / PAKAIAN ADAT SUMATERA UTARA

Pakaian tradisional Sumatera Utara biasa disebut dengan Ulos. Pakaian adat Ulos dianggap oleh masyarakat suku Batak Karo sebagai ajimat yang mempunyai daya magis tertentu.

Pakaian Adat Sumatra Utara “Ulos”

BAJU ADAT SUMATERA BARAT / PAKAIAN ADAT SUMATERA BARAT

Pakaian tradisional Sumatera Barat di bagi menjadi 2 yaitu Pakaian Penghulu dan Pakaian Adat Bundo Kanduang yang terdapat di daerah Minangkabau Sumatra Barat.

Pakaian Penghulu

Pakaian Adat Sumatra Barat “Bundo Kanduang”

Pakaian Adat Padang

BAJU ADAT RIAU / PAKAIAN ADAT RIAU

Pakaian Adat di Riau biasa disebut dengan Pakaian Tradisional Melayu. Ada 3 macam Pakaian Adat Melayu yang ada di Riau, tergantung dari daerah tersebut.

Pakaian Adat Melayu “Siak Riau”

Pakaian Adat Melayu “Indragiri Riau”

Pakaian Adat “Bengkalis Riau”

BAJU ADAT JAMBI / PAKAIAN ADAT JAMBI

Pakaian tradisional Jambi seperti yang ada di daerah Pulau Sumatera yang lain, juga disebut dengan pakaian Adat Melayu. Pakaian adat melayu Jambi biasanya lebih mewah daripada pakaian yang digunakan sehari-hari karena disulam dengan benang emas dan dihiasi dengan berbagai hiasan untuk kelengkapannya.

Pakaian Adat Melayu Jambi

BAJU ADAT SUMATERA SELATAN / PAKAIAN ADAT SUMATERA SELATAN

Pakaian tradisional masyarakat Sumatera Selatan biasa disebut dengan nama Aaesan Gede. Baju adat ini terinspirasi dari zaman kerajaan Sriwijaya yang dulunya berjaya di daerah Sumatera Selatan.

Pakaian Adat Sumatera Selatan Aesan Gede

BAJU ADAT BENGKULU / PAKAIAN ADAT BENGKULU


Pakaian Adat Bengkulu

BAJU ADAT LAMPUNG / PAKAIAN ADAT LAMPUNG

Pakaian tradisional Lampung biasanya di dominasi oleh warna putih dengan diselingi motif warna merah dan kuning keemasan sehingga terkesan putih bersih namun tetap terlihat elegan.

Pakaian Adat Lampung

BAJU ADAT BANGKA BELITUNG / PAKAIAN ADAT BANGKA BELITUNG

Pakaian pengantin tradisional Bangka Belitung biasa disebut dengan nama “Paksian”. Pengantin perempuan biasanya memakai baju kurung berwarna merah yang berbahan kain sutra. Kepala mempelai wanita biasanya memakai mahkota yang biasa disebut dengan nama Paksian. Sedangkan pengantin pria menggunakan Sorban atau yang biasa disebut masyarakat Bangka Belitung sebagai Sungkon.

Pakaian Adat Bangka Belitung

BAJU ADAT JAKARTA / PAKAIAN ADAT DI JAKARTA

Pakaian tradisional Jakarta biasa disebut dengan nama Pakaian Adat Betawi yang dipengaruhi dari berbagai corak masyarakat Jakarta yang sangat beragam diantaranya dipengaruhi oleh budaya Arab, China, Melayu dan Budaya Barat.

Pakaian Adat Pengantin Betawi

BAJU ADAT JAWA BARAT / PAKAIAN ADAT JAWA BARAT


Pakaian Adat Jawa Barat Jabar

BAJU ADAT JAWA TENGAH / PAKAIAN ADAT JAWA TENGAH


Pakaian Adat Jawa Tengah Jateng

BAJU ADAT JAWA TIMUR / PAKAIAN ADAT JAWA TIMUR


Pakaian Adat Jawa Timur Jatim

Pakaian Adat Madura

BAJU ADAT / PAKAIAN ADAT DI YOGYAKARTA


Pakaian Adat Yogyakarta

BAJU ADAT BANTEN / PAKAIAN ADAT BANTEN


Pakaian Adat Banten

BAJU ADAT BALI / PAKAIAN ADAT BALI


Pakaian Adat Bali

Baju Adat / Pakaian Adat Nusa Tenggara Timur NTT


Pakaian Adat Nusa Tenggara Timur NTT

Baju / Pakaian Adat Nusa Tenggara Barat NTB


Pakaian Adat Nusa Tenggara Barat NTB

Baju / Pakaian Adat Kalimantan Barat


Pakaian Adat Kalimantan Barat

Baju / Pakaian Adat Kalimantan Tengah


Pakaian Adat Kalimantan Tengah

Baju / Pakaian Adat Kalimantan Timur


Pakaian Adat Kalimantan Timur

Baju / Pakaian Adat Sulawesi Utara


Pakaian Adat Sulawesi Utara

Baju / Pakaian Adat Sulawesi Tengah


Pakaian Adat Sulawesi Tengah

Baju / Pakaian Adat Sulawesi Selatan


Pakaian Adat Sulawesi Selatan

Pakaian Adat Toraja

Baju / pakaian adata sulawesi barat

Busana Pattuqduq Towaine
Busana Pattuqduq Towaine

Baju / Pakaian Adat Sulawesi Tenggara


Pakaian Adat Sulawesi Tenggara

Baju / Pakaian Adat Gorontalo


Pakaian Adat Gorontalo

Baju / Pakaian Adat Maluku

Pakaian Adat Maluku

Baju / Pakaian Adat Maluku Utara


Pakaian Adat Maluku Utara

Baju / Pakaian Adat Papua


Pakaian Adat Papua

Baju / Pakaian Adat Papua Barat


Pakaian Adat Papua Barat
Itu tadi adalah gambar baju adat yang ada di Indonesia. Jika Anda ingin menambahkan, silahkan lewat kotak komentar yang ada dibawah ini. Mohon maaf apabila ada kesalahan, salam dan selamat membaca artikel Pakaian Adat Tradisional Indonesia.