Jumat, 05 Mei 2017

Pabrik Es Saripetojo

Pabrik Es Saripetojo 
 
solo-pabrik-es
Sekilas dilihat sih emang bangunan ini nggak spesial. Seiring perkembangan zaman, bangunan inipun terus dipugar sehingga bentuk aslinya tak terlihat lagi. Namun yang namanya nilai historis kan tak hanya dilihat dari sisi bangunannya saja. Walaupun menyimpan nilai sejarah tinggi, pabrik es yang sudah berdiri sejak zaman kolonial ini dirubuhkan atas perintah Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo. Kenapa sih dirubuhin? Rencananya  sih mau dibikin supermarket yang depannya G belakangnya S terus artinya “raksasa” gitu (nggak boleh nyebut merek ya). Hal itu memicu perseteruan dengan Walikota Solo saat itu,Jokowi yang tak setuju dengan penghancuran gedung bersejarah tersebut. Selain itu, rencananya pembangunan supermarket Gian*s tersebut (oooops keceplosan deh hehehe *ekspresi pembaca: nih anak ngeselin banget*) juga ditentang habis2an oleh penduduk sekitarnya sebab terdapat banyak pasar tradisional di daerah tersebut.
Namun apa daya, berkat kepiawaian gubernur Bibit yang luar biasa jeli dalam melihat potensi ekonomi (hebat banget ya, pantesan Jawa Tengah maju banget sekarang ) gedung bersejarah ini terlanjur rata dengan tanah. Berita terbaru, akan dibangun hotel dan convention center yang diizinkan berdiri dengan catatan tetap menjaga bangunan2 kuno yang masih tersisa di areal bekas Saripetojo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar